Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakulikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal, agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keluluasaan untuk memilih berbagai perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Di dalam kurikulum ini terdapat proyek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Kemudian, dikembangkan dengan berbagai tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Inti dari kurikulum ini adalah merdeka belajar. Hal ini dikonsep agar siswa dapat mendalami minat dan bakat masing-masing.

Hadirnya kurikulum baru selalu menuntut peran guru sebagai garda utama perubahan untuk lebih dahulu mengubah mindset dan meningkatkan kompetensinya agar sesuai dengan tuntutan operasional kurikulum baru. Posisi guru adalah penggerak merdeka belajar. Guru dituntut tidak hanya mampu mengajar dan mengelola kegiatan kelas secara efektif, tetapi juga membangun hubungan efektif kepada peserta didik dan komunitas sekolah. Selain itu guru juga harus mampu menggunakan teknologi untuk mendukung peningkatan mutu dan melakukan refleksi, serta perbaikan praktik pembelajaran secara terus menerus. Dengan tuntutan tersebut maka guru perlu meningkatkan kemampuan dan kompetensinya. Maka dilaksanakan kegiatan Bimtek Peningkatan Kinerja Guru dengan tema Implementasi Kurikulum Merdeka Fase F yang dilaksanakan pada 29 Januari – 1 Februari 2024. Diharapkan dengan pelaksanaan Bimtek tersebut Guru-guru SMA Negeri 1 Kutorejo dapat meningkatkan kompetensi terkait pelaksanaan kurikulum merdeka dan meningkatkan kemampuan pengembangan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif dalam pelaksanaan kurikulum merdeka.

Leave a Comment